PEMODELAN DAN KENAIKAN PERMUKAAN AIR Simulasi LAUT SECARA TIGA DIMENSI (3D) DENGAN MENGGUNAKAN DATA LIDAR (Light Deteksi dan Mulai)
Undergraduate Theses dari JBPTITBPP / 2011/6/14 16:33:38
Oleh: Jumadi (NIM 15104061); Pembimbing: Dr Ir. Eka Djunarsjah, MT, murah Sofan Prihadi, ST. , S1 -
Departemen Teknik Geodesi
Dibuat: 2008, DENGAN 7 file Keyword: Kenaikan permukaan laut, 3D modeling dan simulasi, LIDAR
Banjir Akibat naiknya permukaan laut merupakan permasalahan udara Yang SERING melanda Daerah-Daerah di Pesisir Pantai. Naiknya permukaan laut udara umumnya disebabkan oleh PADA Pemanasan global. Selain Pemanasan global, bencana alam seperti: Gelombang Badai, tanah subsidance, murah pasang laut udara juga memberikan kontribusi terhadap naiknya Yang gede permukaan laut udara. Naiknya permukaan laut udara Akan memberikan Dampak Yang gede, Baik Dalam, Skala Lokal maupun Nasional.
Oleh KARENA ITU, UNTUK Dibutuhkan suatu cara melakukan pemodelan murah Simulasi Dampak terhadap kenaikan permukaan laut tersebut. Salah Satu cara Yang digunakan adalah melakukan pemodelan DENGAN murah Tiga Dimensi Simulasi secara (3D). UNTUK memperoleh Informasi Tiga Dimensi (3D) dapat dilakukan mengunakan Teknologi DENGAN Airborne Laser Scanning (ALS) Yang Mampu menghasilkan Informasi kedalaman topografi murah Dari Daerah Pesisir rinci Pantai tersebut secara cepat murah akurat. Negara-Negara seperti: Amerika memberi, Kanada, Swedia murah tersebut menamakan Teknologi ALS Nama DENGAN LIDAR (Light Deteksi dan Mulai). LIDAR terbagi Atas doa, yaitu: LIDAR UNTUK Pengukuran kedalaman Yang dikenal Airborne Laser Nama DENGAN hidrografi (ALH) atau Airborne Laser batimetri (ALB), murah LIDAR topografi permukaan UNTUK Pengukuran bumi Yang disebut DENGAN Airborne LIDAR Altimetric. DENGAN kemampuan tersebut, diharapkan dapat membantu Teknologi LIDAR Instansi Terkait Dalam, penanggulangan banjir, murah Lebih lanjut dapat digunakan UNTUK perencanaan pengaturan tata Ruang murah mitigasi Bencana.
Deskripsi Alternatif:
Banjir sebagai dampak dari meningkatnya dari levcl laut, merupakan masalah umum yang selalu ada di sekitar daerah pesisir. Kenaikan permukaan laut umumnya dipengaruhi oleh pemanasan global. Selanjutnya, bencana alam seperti gelombang badai, penurunan tanah, serta air pasang, juga telah memberikan kontribusi terhadap kenaikan permukaan laut. Kenaikan permukaan laut akan menyebabkan seperti dampak yang besar, baik lokal atau skala nasional. Oleh karena itu, diperlukan untuk memiliki cara untuk melakukan pemodelan dan stimulasi dari dampak kenaikan permukaan laut. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah dengan tiga (3D) pemodelan dimensi dan stimulasi. Informasi dalam bentuk tiga dimensi, dapat dicapai dengan teknologi Airborne Laser Scanning (ALS) yang dapat menghasilkan kedalaman dan topografi detail dari daerah pesisir dengan cepat dengan cepat dan akurat. Negara-negara seperti: Amerika, Kanada, dan Swedia nama teknologi ALS dengan nama LIDAR (Light Deteksi dan Mulai). Berdasarkan LIDAR objek yang diukur dibagi menjadi dua. Salah satunya adalah, LIDAR untuk pengukuran kedalaman [Airborne Laser hidrografi (ALH) atau batimetri Airborne Laser (ALB)]. Lain adalah LIDAR untuk pengukuran topografi permukaan tanah [Airborne LIDAR Altimetric]. Menerapkan teknologi ini, berguna untuk membantu lembaga terdekat dalam menangani banjir. Selain itu, dapat digunakan dalam perencanaan sistem ruang pembentukan dan mitigasi bencana alam.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| ID Publisher | JBPTITBPP |
| Organisasi | S1 - Departemen Teknik Geodesi |
| Nama Kontak | Drs. Mahmudin, SIP. |
| Alamat | Jl. Ganesha 10 |
| Kota | Bandung |
| Daerah | Jakarta |
| Negara | Indonesia |
| Telepon | 62-22-2509118, 2500089 |
| Faks | 62-22-2500089 |
| E-mail Administrator | info@lib.itb.ac.id |
| E-mail CKO | mahmudin@unix.lib.itb.ac.id |
No comments:
Post a Comment